Memperkuat Program Hilirisasi

Oleh Achmad Deni Daruri, Founder BGK Foundation
Hilirisasi pertambangan versus pertanian di Indonesia tidak dapat dipilih secara mutlak mana yang lebih baik bagi Indonesia. Kedua sektor ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, serta saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Namun, hilirisasi pertanian mungkin lebih unggul dari hilirisasi pertambangan karena lebih sesuai dengan kondisi geografis, demografis, dan budaya Indonesia yang mayoritas berbasis agraris.
Salah satu potensi kegagalan hilirisasi di Indonesia adalah gugatan dari Uni Eropa terkait kebijakan larangan ekspor bijih nikel, yang dibawa ke forum WTO dan menghasilkan putusan tidak menguntungkan bagi Indonesia pada Oktober 2022. IMF juga mengkritik kebijakan hilirisasi karena dianggap menghalangi persaingan dan inovasi di sektor industri.
Contoh dampak negatif program hilirisasi adalah kasus hilirisasi nikel di Sulawesi Tenggara yang melibatkan investasi China sebesar 4 miliar dolar AS, yang dikritik karena menyebabkan kerusakan lingkungan, penggusuran masyarakat adat, dan penurunan kesejahteraan petani dan nelayan. Tingkat kemiskinan di Sulawesi Tenggara naik dari 9,82% pada 2019 menjadi 10,47% pada 2020.
Salah satu ancaman yang harus diwaspadai dalam upaya mencapai status negara berpendapatan tinggi adalah meningkatnya peluang perangkap pendapatan menengah (middle income trap). Untuk menghindari perangkap ini, Indonesia perlu melakukan reindustrialisasi dengan fokus pada sektor bernilai tambah tinggi, berbasis pengetahuan, dan ramah lingkungan.
Dukungan perbankan dapat membantu mengembangkan industri hilir yang lebih mandiri dan berdaya saing melalui modal kerja, pembiayaan investasi, dan jaminan kredit. Untuk memperkuat dukungan perbankan bagi program hilirisasi, diperlukan kerjasama antara pemerintah, perbankan, dan industri hilir, peningkatan kapasitas analisis risiko kredit, serta mekanisme mitigasi risiko yang mengakomodasi kondisi spesifik industri hilir.
ImageSource: https://id.pinterest.com/pin/1019080221956995957/


