Usaha Batubara dan Pembangunan Regional

Oleh Achmad Deni Daruri, Founder BGK Foundation
Transisi energi yang cepat, mulus, dan adil dari batu bara dimungkinkan, tetapi hanya jika komunitas global menargetkan kebijakan untuk kondisi lokal. Kebijakan yang berhasil untuk satu pihak belum tentu berhasil untuk pihak lain. Semua ekonomi yang memiliki atau berencana membangun pembangkit listrik tenaga batu bara dapat dikelompokkan ke dalam empat kategori: daerah yang telah dihentikan secara bertahap, pengguna batu bara yang sudah mapan, negara fase-in, dan kawasan berorientasi ekspor seperti Indonesia.
Setiap kategori memiliki tantangan politik berbeda yang membutuhkan prioritas kebijakan khusus. Dalam ekonomi penghentian bertahap, percepatan transisi membutuhkan dukungan nasional untuk penelitian dan difusi energi bersih. Negara fase-in dapat mengurangi hambatan investasi melalui keuangan internasional dan proyek pembuktian konsep.
Daerah batubara seringkali terpencil dan sangat bergantung pada ekonomi batubara lokal mereka, sehingga gangguan yang cepat terhadap produksi dan konsumsi batubara akan menyebabkan dampak sosial ekonomi yang mendalam. Namun dengan perencanaan yang tepat, negara-negara dapat mencapai transisi yang adil melalui tiga bidang fokus: tata kelola, orang dan komunitas, serta pemanfaatan kembali lahan bekas tambang dan aset lainnya.
Pengalaman menunjukkan bahwa mencapai transisi yang adil membutuhkan dukungan program yang berkelanjutan selama bertahun-tahun. Perencanaan pra-penutupan dapat memakan waktu paling sedikit 1-2 tahun, sementara fase penutupan dan transisi regional membutuhkan satu dekade atau lebih untuk diterapkan dengan benar.
Menanggapi tingkat kematian yang tinggi dan produktivitas yang rendah, China mulai mengatur tambang batu bara pada 1990-an, dan penelitian menunjukkan bahwa regulasi tersebut berdampak positif terhadap perekonomian daerah dengan menghilangkan efek crowding-out dari kelimpahan batubara. Pembangunan regional dalam konteks batubara memerlukan koordinasi dan kerjasama yang bersifat global.
ImageSource: https://id.pinterest.com/pin/607563805998480325/


